♥ Cerita Hujan di Kota Tua ♥

to: Vischa Anjani

Langit memuram menudung geram

Matahari lebam guntur mengecam

Mendung segera datang

Menelan terik panjang

Rintik mulai ritmis

Bagai peri yang menangis

Haru dalam deru kota tua

Di selembar cerita cinta

Yang basah tergenang kubang

Yang basah melumur kenang

Kita debu yang menjadi lumpur

Dan kisah ini pun berumur

◄ Menyita Bayangmu ►

Hari boleh saja berlalu menautkan sisa-sisa waktu

Meski rentan akan bekunya rindu, hatiku berpacu

Menjaring malam kantongi rembulan di laci kamarku

Semua tak cukup ku ungkap

Dan kembali terdekap

Menyita bayangmu yang lelap


Hari masih saja melulu menempatkan kerangka lalu

Selalu tentangmu di sepiku, mataku berlagu

Sehampar bintang sebentang terang di sudut ruang

Sesuatu hal ku mesti berucap

Bahwa dirimu sang gemerlap

Namun kusita bayangmu yang lindap