Archive for Juni, 2010

Harapku Padamu

kau itu gemintang pada rinduku yang sinarnya adalah harapan dari segala cinta..
padamulah aku disini menanti dibentang cakrawala birunya pemandu jiwajiwa..
aku titipkan salam pada kepakan seribu awan dalam pintas angan yang membayu..
aku rindu seperti saat bertemu dimana kala itu kau bertamu dihatiku..
jangan usai sayang.. jangan, kaulah satusatu nya harapanku..
kaulah tumpuan hidupku hingga menua..
ketika pucukpucuk kita tak lagi muda..
kaulah harapan dijejaring impian yang kelok jalannya tertempuh hingga waktu takdir berkehendak..
tak urung kuhapus jejak kita disatu lingkaran yang tengahnya bertulis prasasti memuja..
ada namaku dan namamu disatu bingkisan yang menjadi kenangan disetaman harapan kita..
lihatlah sayang pada lelangit biru..
berapakah sudah banyaknya doa kupanjatkan hanya untuk kita.. ya, hanya untuk kita..
karena harapanku padamu begitu syahdu hingga ajal ada padaku..
begitu banyak arak telah kutenggak..
entah ini kemabukanku yang keberapa kali dan kali ini aku pun menenggaknya kembali..
kau buat aku tak peduli pada sepi..
kau buat aku tak berdaya sendiri..
aku kagumi kau selayak bunga dimusim semi..
ditatihku aku menepi pada mimpi akan dirimu..
disini wahai kekasih hati..

Iklan

* Lukisan tentangmu *

lengkung bibir sabit
mengapit malam kian sempit
mencuri gemerlap bintang
tiada lagi membentang

meski kembali kuasku memberi
bintang kerap kau curi
maka kubiarkan malam apa adanya
menjadi temanmu dalam pigura

* Rahim dari Ibukota *

ada anak-anak bangsa
tak berbusana etika
dilema di mana-mana

menjadi debu, polusi
dan sampah politisi
dihakimi negeri sendiri

* Rantau *

buyung sekarang pandai berdagang
dijualnya suara hingga istana

ucok makin lihai bergurau
dibelinya dengan harga murah

jauh dari seberang
pantang kapal menabrak karang